CAHAYA Episode Satu

Diposting oleh Pudiyarsari P
Perempuan itu telah tenggelam di sebuah danau kecil di belakang rumahnya yang jauh dari pemukiman.

Perempuan paruh baya yang malang. Tak sempat teriakan tolongnya diperdengarkan siapapun, perempuan itu masih sempat geming untuk apa dia selamat.

Detik demi detik seperti kesakitan yang tidak lagi asing, perempuan itu tahu akan hatinya tertikam dalam bahkan lebih dari kubangan danau itu, perempuan itu menarik ingatannya dalam penyesalan yang tak berujung.

Sesuatu yang keluar, tidak mungkin ditarik.
Lebih baik menikmati tenggelam.

Perempuan itu menasehati dirinya sendiri; "jika setelah kepergianmu, langit yang biasa menjadi alasan bulir senyummu mengembang, langit yang kamu anggap milikmu itu, sebenar-benarnya bukan selimutmu melainkan etalase yang sewaktu-waktu merundungmu."

Perempuan itu berjanji tidak bersuara. Setelah tenggelam, kepercayaannya menguap meninggalkan berkat yang terakhir dirindukan.




0 komentar:

Posting Komentar

 

Pudiyarsari Blogger Copyright © 2013 Design by Pudiyarsari Prastyoko